Ruang Guru Sebagai Solusi Pemerataan Kualitas Pendidikan Indonesia




Jika diberi kesempatan, saya akan senang sekali untuk kembali menjadi seorang pelajar. Percayalah adik-adik, sekolah lebih enak dibanding kerja. Apalagi di zaman sekarang, jadi pelajar terlihat lebih mudah terlepas dari aturan menteri pendidikan yang tak menentu. Kenapa saya bilang lebih mudah? Simply it's because everyone now has chance to get better education. Saat ini semua orang bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik, bereksperimen, mencari informasi,  atau mengembangkan minat dan bakatnya. 

Kemudahan belajar di zaman sekarang tentu saja didukung dengan semakin berkembangnya teknologi dalam bidang pendidikan yang biasa disebut ICT in education. Perkembangan tersebut menjadikan cara belajar yang tadinya konvensional; duduk rapi di dalam kelas mendengarkan guru ceramah lalu menulis di buku catatan, lambat laun membuka jalan bagi pelajar untuk dapat belajar melampaui dinding ruang kelas. Misalnya saat ini banyak sekali website yang menyediakan sumber pelajaran seperti Scribd, academia, quora, TED, edX, atau situs Youtube yang menyediakan banyak konten menarik melalui video. Selain itu ada platform seperti edmodo yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk memberikan materi di luar jam sekolah, ataupun aplikasi-aplikasi pembelajaran yang dapat digunakan melalui smartphone. 

Belakangan ini ada sebuah start up di bidang pendidikan yang sedang gencar melakukan campaign tentang betapa serunya belajar secara online. Adalah Ruang Guru bentukan Iman Usman dan Belva Devara yang berhasil menggagas ide belajar melalui aplikasi ini. 

Ruang guru di tahun 2016 yang saya tahu saat itu adalah layanan yang memungkinkan siswa dapat mencari guru les privat secara online. Sistem seperti ini sebenarnya sudah banyak di Jogja dimana ada agen yang menyalurkan tenaga didik privat untuk datang ke rumah konsumennya. Bedanya, ruang guru lebih berbentuk aplikasi yang mudah diakses, kejelasan sistem pembayaran, dan tentu saja lebih trusted. Saya pernah iseng coba mendaftar menjadi guru di ruangguru.com lalu memutuskan untuk tidak meneruskan karena selain saat itu lagi fokus skripsi, syarat dan prosedur pendaftarannya cukup banyak. Jadi saya bisa bilang trusted karena saya yakin tentor yang mengajar pun dipilih secara profesional.

Sampai pada tahun 2018, RuangGuru.com berprogress sangat baik dengan mengantongi kerjasama bersama lebih dari 30 pemerintah provinsi Indonesia dengan lebih dari 300 pemerintah kota dan kabupaten. Bukan tanpa alasan kenapa pemerintah daerah bekerja sama dengan  ruangguru.com. Aplikasi ini sudah mendapat perhatian khusus dari presiden Joko Widodo dan menteri pendidikan karena dianggap sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia secara merata dengan mudah dan murah. 

Bagi saya ini adalah sebuah prestasi anak bangsa bagaimana sebuah start up yang sebenarnya bersifat komersil, disisi lain juga memiliki dampak sosial di bidang pendidikan. Seperti pemerataan kualitas pendidikan Indonesia, membantu meningkatkan kualitas guru, dan membuka lapangan pekerjaan serta tambahan penghasilan bagi guru di Indonesia. Pertanyaannya mungkin adalah kenapa aplikasi ruangguru.com ini berbayar? kenapa tidak digratiskan saja? Menanggapi ini Iman Usman dalam postingan instagramnya menjawab dengan: 1) menyediakan pendidikan wajib yang gratis menjadi tanggung jawab utama pemerintah; 2) ruangguru.com adalah start up (badan usaha) dimana untuk dapat terus menjalankan usaha ini, diperlukan biaya operasional seperti pengembangan aplikasi, materi ajar, menggaji karyawan, dsb.; 3) mengeluarkan rupiah untuk pendidikan adalah investasi.

Saya sepemahaman dengan Iman karena menurut saya mengeluarkan biaya untuk pendidikan tidak akan membuat kita rugi, melainkan sebuah investasi. Biaya yang dikeluarkan untuk dapat menikmati konten di ruangguru.com jauh lebih murah dibanding bimbel. Harganya berkisar dari Rp 250.000 - Rp 1.800.000 tergantung paket yang diambil. Paket yang ditawarkan variatif. Ada ruang belajar, digital bootcamp, ruang les, ruang les online, ruanguji dan ruang baca. Dengan harga segitu, Iman berpendapat bahwa untuk mengakses ruangguru.com, biaya yang dikeluarkan tidak lebih dari lima ribu rupiah dalam sehari. Bahkan ada yang hanya perlu mengeluarkan dua ribu rupiah sehari yang tentu saja sangat ekonomis dan bisa diakses oleh seluruh kalangan sosial Indonesia. Bandingkan jika kita mengeluarkan uang  Rp 2.000 untuk jajan dengan Rp 2000 untuk belajar dalam sehari. Manfaat jangka panjangnya lebih terasa yang mana?

Kalau sudah ada ruangguru.com, sudah bisa belajar online, tidak perlu bimbel lagi dong? lama-lama mematikan usaha bimbel dong? terus peran guru di sekolah bagaimana?

Menanggapi hal tersebut Belva menjawab dengan bijak bahwa meski bertujuan untuk memeratakan kualitas pendidikan Indonesia namun Belva percaya bahwa tidak semua orang bisa cocok ketika menggunakan aplikasi belajar online ini. Ada karakter yang dia lebih paham ketika belajar bertemu langsung dengan gurunya. Jadi, peran guru tentu masih diperlukan. Aplikasi ruangguru.com bersifat pembelajaran tambahan.

Ruangguru.com tentu saja tidak sesempurna itu. Masih banyak aspek yang harus terus dibenahi. Masih banyak materi ajar yang perlu dikembangkan. Tapi setidaknya, ruangguru.com dapat menjadi solusi bagi siapa saja yang ingin menikmati pendidikan dengan kualitas yang sama.

Bagi kamu yang ingin mencoba menikmati layanan Ruangguru.com, bisa langsung download aplikasinya di playstore. Pilih paket yang sesuai kebutuhan kamu, dan jangan lupa kalau kamu ingin berlangganan paket 1 tahun ruang belajar atau paket 2 tahun ruang belajar kamu bisa pakai kode referral di bawah ini saat check out untuk dapetin diskon 40% di Ruang Guru !! 


USERERM3VWQPJS39S
Selamat kecanduan belajar 😀



Share:

0 komentar

Any Comment?