June 28, 2015

Walk You Home

What I love the most from this song is the lyric, the way I listening to, and the story behind it. 

I was in good mood while googling the song and found the lyric was very touching, maybe just because I am such a kind of a drama queen. This song immediately brought all memories, all the things that I called as love.

Well, sorry, it's not love at all as you thought. And we shouldn't crossed the line as I thought. After the hard time in the end of the drama, I am listening to this song again and find out that I need to go back to reality. Everything has changed. Yes, It's time to wake up!

I would say thank you for the precious time and all the fun time we had, bee. Seriously I'm happy with it. Hope you enjoy your busy day as commonly. 


Thankiss,

bee.

Aussie cobba, Fasting, and Cultural Diplomacy


Univ life is so fun as I thought in the end of my high school. Thought about how I will spend my day, will I get a crazy and adorable friends? or can I keep struggle?

Back to three months ago. Seems like I just got my lucky, chosen as one of tutor to teach Bahasa for around a month and attend various faculty's event. But, the most thing that I grateful for is I meet these overseas friends. The Aussie cobba!

Then fasting bring 'em back. Today we just met again (I called as a reunion) for having such a quality time by watch a movie together in cinema XXI and had a break fasting before they go back to Australia. They had spent one semester in my university learned about Islamic thought and civilization. Good to know that they're interested in Islam and Indonesian culture. 

Those topic is still our favorite one to be discussed. Especially on this good month, Ramadan. Our discussion goes in purpose to cross cultural understanding. I remember with my selection topic which is how the diplomacy can be brought through culture. It could be by an art, exhibition, music, movie, or even a language! Indonesia government take this opportunity by provides an exchange program and develop the program of Bahasa Indonesia for Foreigners. Take  a look at K-pop as one of an example on how culture can become one of the best way for diplomacy. Through music and the entertainment, Korean culture can be known by global society.

I realize, on a minions movie that recently we watched, some languages can be heard from minions spoken. One of them is Bahasa Indonesia.
Yes, A diplomacy through language also be brought by minions' co-director Pierre Coffin, that recently known as an Indonesia descent. So do I and what my Aussie friend do. They learn about Indonesia, I learn about Australia from them.

See, how's fun it is. 



Change





I am, on my way to change the platform for blogging. It might be a something new that nobody know that it's mine. Surely it will be hard to leave this one. Any suggestion?

June 08, 2015

Diorama Usang



“Hai, apa kabar?”

Saya liat nama siapa yang muncul di notifikasi handphone. Sialan! Pesan yang datang tiba-tiba lewat chat room facebook itu mendadak memutar lagu ‘mantan terindah’ versi Raisa lebih kencang dan ganas.

“Sudah lama ya kita nggak komunikasi. Kamu masih suka nulis?” Tanyanya seketika.

“Wah. Lagi hiatus nulis nih”

“Kenapa? Tulisan kamu ‘kan bagus. Aku baca baca di blog kamu”

Dia masih suka datang ke blog ini?

Saya hampir melompat entah karena senang masih ada yang mau membaca tulisan di blog ini atau senang karena pria ‘Kura-kura Ninja’ itu muncul lagi. Muncul menyuguhkan diorama usang yang sudah dimakan luka.


Saya bergegas membuka laptop. Mengetik kata perkata dan diorama mulai berganti.

----------------

February 20, 2015

Review Drama Healer


Jika disuruh memberikan rating, saya akan menyodorkan 4.7 bintang untuk drama Healer yang baru kemarin berakhir dengan apik di episode 20. Diluar dari tema dan beberapa adegan yang tampak familiar, drama ini mampu mencuri perhatian saya dari episode pertama dan terus berkembang disetiap episodenya. Maklumlah drama biasanya menyuguhkan adegan dan cerita yang intinya sama cuma beda pemain.

Bermula dari kasus transaksi yang memakan korban, kasus kekerasan wanita yang dilakukan oleh pejabat tinggi, sampai misi untuk menemukan seorang gadis yang hilang menjadi awal mula terbukanya kasus masa lalu yang tersimpan selama 20 tahun. Healer, secara tidak sadar telah masuk kedalam masa lalunya sendiri ketika mencoba menyelesaikan kasus-kasus yang ditanganinya.

Healer sekilas mirip dengan konsep City Hunter dan Bloody Monday-nya Haruma. Juga spiderman kalau setuju. Ji Chang Wook yang kebagian peran jadi Healer juga punya ekspresi dan penampilan mirip lee min ho di city hunter. Pas pula lawan mainnya Park Min Young yang berperan jadi Kim Nana di city hunter.


Ada beberapa poin yang saya amati dari drama ini.

Konsep Healer dan City Hunter yang Mirip

Sama-sama menyuguhkan kecanggihan teknologi, kemampuan pemeran utamanya dalam hal bela diri, bersembunyi dan memata-matai, keduanya ditemani pemeran perempuan yang sama, menutupi identitas mereka, sama-sama ingin membersihkan nama ayah mereka.

Peran Ganda

Ji chang wook berperan sangat baik di drama ini dengan menjadi tiga tokoh sekaligus. Sosok Healer yang jago bela diri, lincah, misterius, cool, otomatis ganteng banget. Park Bong Soo yang menye-menye, penakut, agak idiot, kekanak-kanakkan sometimes. Seo Jung Hoo yang diawal-awal muncul sebagai anak underground, slengekan, style remaja banget. He should be become an actor of the year! Peran ganda alias samar-menyamar juga dilakukan sangat baik oleh si Ahjumma sang Hacker.

Kasus yang runtut, dan pemecahannya yang berproses

Kasus yang disuguhkan Healer walaupun di setiap episodenya berkembang dan bervariasi tetapi sebenarnya memiliki titik pusat yang sama, saling berkaitan satu sama lain. Pemecahan kasus pun berproses sehingga setiap kali nonton di tiap episode akan dikejutkan dengan banyak hal dan menduga-duga kelanjutannya. Banyak masalah yang dibuka tutup di drama ini sehingga endingnya tidak mudah ditebak.

Soundtrack

Jangan lupakan back sound lagu di drama. Soundtrack yang bagus akan membuat penonton teringat-ingat adegan dan otomatis menjadi ciri khas drama tersebut. Healer mengejutkan saya dengan memakai soundtrack yang salah satunya dinyanyikan oleh musisi ngetop Michael Learn to Rock dengan judul Eternal Love yang secara khusus di tulis oleh orang Korea dan direkam untuk drama ini. Musik di lagu ini sangat cocok dengan nuansa drama Healer

Permainan Flashback

Banyak drama yang menyuguhkan adegan flashback, dan yang terbaik menurut saya salah satunya di Healer. Flashback dalam drama ini lebih menekankan pada kisah lima sekawan yang menyebabkan munculnya kasus-kasus. Menonton drama ini seperti disuguhkan dua cerita yang berbeda. Juga flashback beberapa pemain lainnya.

Hacker

Segala sesuatunya jadi mungkin karena ada hacker di drama ini. Si Ahjumma, yang mana mantan seorang detektif amat sangat membantu kinerja Healer. Seperti nonton bloody Monday, aktivitas hacking begini bikin deg-deg an. Apalagi kalau udah mencoba meretas dan mendownload data dari komputer sasaran dan memanipulasi cctv. Hacking juga bikin cerita di drama ini jadi lebih seru dan nggak monoton. Kayak tiba-tiba si Ahjumma muncul di layar TV si Healer, mendeteksi wajah-wajah, memanipulasi data, dll. Meski agak nggak masuk akal, kemampuan si Ahjumma boleh tahan lah.

Technology

Teknologi yang canggih jadi penentu suksesnya drama beginian. Karena ada adegan hacking, teknologi yang dimunculkan otomatis kece badai. Dari komputer Ahjumma yang jumlahnya banyak dengan berbagai system didalamnya, Kacamata healer yang multifungsi, earphone yang mampu mendeteksi system tubuh healer, Cincin healer yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya, Jam tangan healer yang bisa jadi web cam, Koneksi internet yang otomatis super kenceng, rumah si Healer yang demi apa safety banget dengan bantuan kode-kode rumit untuk masuk padahal rumahnya Cuma sebatas gedung tak terpakai.

Romantis dan Komedi

Adegan Healer sama Ji Han/Chae Young Shin bikin ngiri. Saya suka adegan dimana Ji Han tanya ke healer, mau barat atau timur. Healer jawab Barat. “Oke, berarti kita hanya saling berdiri selama satu menit” kata Ji Han. “Kalau aku pilih timur bagaimana?” “Maka kita berpelukan selama 10 detik” “Aku ganti berpelukan saja kalau gitu” Si Healer langsung menye-menye mau meluk Ji Han.

Nilai Persahabatan, kekeluargaan, Cinta, Wanita, dan Harta

Banyak nilai dari drama ini. Persahabatan lima sekawan yang terkhianati hanya karena cinta, wanita, dan harta, kekeluargaan yang sangat erat, dan banyak lainnya.


Healer menurut saya menjadi salah satu diantara banyak drama yang berkualitas baik. Tidak terlalu digembar-gemborkan diawal lalu kualitasnya menurun seiring berjalannya episode, tetapi keseruannya terus berkembang. Hanya saja ada beberapa hal yang penuntasannya digantungkan, dan tidak ada pengembangan tokoh yang punya andil besar diawal-awal. Overall, excellent.