Mbahku Seorang Petani




Mbah. Keduanya petani yang masih setia mengharap hidup dari sebentang sawah. Apasih yang diharapkan petani seperti mereka? 

Ketika anak muda lebih memilih merantau ke kota ketimbang berkotor-kotoran di tanah. Atau banyak yang mengaku sarjana pertanian gengsi menjadi petani karena takut gelar akademiknya luntur oleh lumpur, akhirnya duduk di bagian administrasi pemerintahan dan swasta atau memilih pekerjaan lain. 

Bapa bilang: 'kalau begitu jangan kaget kalau dimasa tua kamu nanti para mbah-mbah dan petani itu tidak ada. Jangan heran kalau generasi kalian sulit bahan pangannya. Atau mengeluh soal harga beras yang tak lagi bisa ditoleransi.'

Share:

0 comments

Any Comment?