Ulang Tahun Bapak


Ulang tahun Bapak delapan Februari kemarin. Saya sengaja nggak buru-buru nelpon karena memang sedang menyiapkan pancake buat dikirim gambarnya (dan dinikmati sendiri enaknya). Tau-tau kok ya Bapak nelpon tengah hari. 

Dengan sok lupa saya nanya,
‘Hari ini ulang tahun ya, pa?’ berulang-ulang. 
'Haha. Iya. Eh itu, tolong carikan Bapak buku tentang penyelidikan dan penyidikan kriminal gitu, ya,'
'Oke. Line detailnya ya nanti,'
'Yo,'
Telpon mati.

Beberapa saat kemudian.

'Halo. Kenapa pa?'
'Sama carikan Al-qur'an terjemahan atau tafsir Bahasa Jawa juga, ya. Ada kan disana?'
'Enggak tau. Nanti dicariin.'
'Oke,'
'Selamat ulang tahun lho pa'
'Yo. Pokoknya cariin ya, Assalamu'alaikum.'
Telpon mati.

Begitulah  Bapak di hari ulang tahunnya. Atau begitu cara kami merayakannya.

Share:

0 comments

Any Comment?