Rencanakan dulu. Urusan jadi tidaknya, biar Niat dan Tuhan yang berkehendak




Beberapa pertemuan kembali dengan teman lama membawa saya berpikir tentang waktu dan usia. Bahwa saya diusia belasan, hanya menduga-duga akan seperti apa kami di usia 20 tahun. Tahun ini, saya memasuki usia 20 tahun. Masih beberapa minggu lagi sih, tapi membuat saya sedikit takut karena harus masuk ke tingkat status remaja akhir. :p

Beberapa teman terbaik saya sudah menyandang usia 20 tahun lebih dulu. Rasanya geli sekali, teringat dulu saya masih menuliskan sweet 17th di kartu ucapan ulang tahun untuk mereka.

Mengawali tahun ini, kepala saya penuh dengan rencana. Saya merasa bahwa selama ini saya terlalu egois melakukan sesuatu hanya untuk kepuasan sendiri. Saya ingin melakukan sesuatu untuk orang banyak. Saya ingin membaca lebih banyak dan membagi apa yang saya baca. Saya ingin menginspirasi orang banyak lewat tulisan saya, simplenya melalui blog ini. Juga saya ingin menjadi lebih bersahabat dan menghabiskan waktu dengan anak-anak kecil.

Ada seorang yang berujar: “Jangan terlalu banyak rencana. Nanti kecewa kalau tidak sampai”. Saya tidak setuju dengan ucapannya. Menurut saya, kita harus merencanakan segala sesuatunya. Rencana-rencana itu seperti peta yang mengarahkan kemana tujuan kita, dan menjadikan kita belajar untuk berani melihat masa depan. Tidak melulu mengandalkan arus untuk menuju kesana (If you know what I mean).

Sulit memang melaksanakan rencana-rencana, sekalipun jika itu dibuat dengan sungguh-sungguh. Selalu ada kondisi yang manja ingin selalu dimengerti. Itulah yang mengajarkan kita untuk berjuang lebih. Jadi, rencanakan saja dulu. Urusan jadi tidaknya, bagaimana kita memantapkan niat untuk berusaha dan sisanya Tuhan yang berkehendak.

Kenapa memantapkan niat? Saya tidak suka begitu saja menyerahkan segala sesuatunya ke Tuhan. Saya tahu Tuhan Maha berkehendak, Hanya dengan Kun Fayakun. Dan terjadilah!. Tapi tak lupa juga kan kalau Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang berusaha merubahnya?
Inilah mengapa saya katakan untuk memantapkan niat dan usaha. Kalau niat manusianya saja sudah nggak ada, gimana mau terlaksana rencananya?!?


"A goal without a plan is just ... a wish"
~Antoin e de Saint-Exupery



Share:

4 comments

  1. Hokeh deh! tentang rencana ya..
    emang penting banget, tapi yang jadi enggak penting itu kalo rencana cuma tinggal rencana, enggak dijalanin...

    nah masalah berbagi menulis dii blog, kamu keren loh padahal semangat nulisnya,.. coba kalo bisa lebih semangat blogwalking dan nimbrung bareng anak2 BE.. kamu bakal punya semangat lebih :)

    ReplyDelete
  2. Ada bener nya ini.
    Memang ada baiknya di rencanakan dulu.
    Urusan terlaksana ato nggak nya, ya diliat dari niat dan usaha juga kehendak yang di atas.

    Dan dengan rencana juga hidup manusia itu gak 'seng penting hidup' doang.
    Bikin hidup itu tertata rapi.
    Yekan?

    ReplyDelete
  3. suka kalimat kedua terakhir, bagian itu yang paling sulit tapi itulah makna dari berusaha, jangan pantang menyerah ^^

    ReplyDelete
  4. sadis itu quote nyaa.. wuhee keren kaa emang segala nya di awali dari niat, kalo niat aja ga ada apa yang mau di rencanain..

    selamat menempuh usia 20 tahun.. wish everything gonna be better

    ReplyDelete

Any Comment?