Perubahan

Dalam fase-fase tertentu, Ada sebagian orang yang berubah atau cenderung sama dengan fase sebelumnya. Terkadang saya melihat kepada diri saya sendiri, mengamati apa yang berubah dari diri saya. Ah, sepertinya tak banyak berubah. Tinggi saya masih sama. Stuck di 150cm. Saya masih sama saja dalam berpakaian, cenderung tak mengikuti trend mode. Tak jago memoles wajah dengan aneka riasan. Ya. Saya masih sama saja.

Ketika beberapa waktu lalu saya kembali bertemu dengan teman-teman dalam acara reuni kelas, seperti biasa kita haha hihi bercerita tentang kesibukan masing-masing setelah lulus sekolah. Ajang reuni juga berarti ajang pamer. Pamer gadget baru, pamer gaya pakaian, pamer kesuksesan masing-masing, pamer pacar baru juga. Tapi yang lebih saya perhatikan, ternyata teman-teman saya jauh banyak berubah.

Hari itu panas. Kita berkumpul di pelataran halaman rumah seorang teman. Beberapa teman datang dengan penampilan terbaik mereka. Ada yang sudah jago memenuhi wajahnya dengan warna-warna. Ada yang datang menggunakan pakaian terbaik mereka. Gamis panjang dan jilbab yang dililitkan kesana kemari. Ada pula yang pakai high heels. Super rempong deh.

Yang anak-anak cowoknya juga tak kalah berubah. Ada yang sudah jadi polisi, ada yang dulu cupu kini jadi banyak gaya, ada yang sudah merit dan punya baby, ada pula yang mendadak jadi super model. Iyap! Cowok-cowok ini mendadak jago berpose di depan kamera ala ala cover boy. Walaupun tetep aja masih banyak yang slengekan. Hehe

Perubahan adalah sebuah proses pikir saya. Dikala ada yang masih 'sama', mungkin ia mendapat jatah telat untuk berubah atau sebagian lainnya terlampau cepat berubah. 
Well, setiap perubahan sejatinya adalah yang berubah menjadi lebih baik. Ketika kita bicara perubahan tentu saja tak sekedar hanya pada penampilan fisiknya, tapi juga karakter dan kualitas diri. Jadi, mari terus berproses memperbaiki diri  menjadi lebih baik lagi J


sebagian yang tertangkap kamera

Share:

0 komentar

Any Comment?