Pesona UTS #1


Kita lagi kompak-kompaknya nih. Memang semester dua ini sungguh unpredictable. Saya yang biasanya jarang ngumpul dengan anak-anak kelas jadi sering menghabiskan waktu menggila bareng di perpustakaan. Asli, ini efek kebanyakan tugas sebenarnya. 

Kalau udah di perpus, jangan tanya apa aja yang dikerjakan. Pokoknya banyak macam dan absurd !
Contoh simplenya, saya sama Jalul yang suka video call-an pake facebook padahal duduk sebelahan. Atau kami semua yang mention-mentionan padahal ngomong langsung juga bisa. Wong yang dimention duduk di depannya. Tapi udah nggak banget kalau laten hacking nya pada keluar. Siap-siap jadi korban pembajakan !

Hal paling absurd, si Papa Dana dan Rudex yang kompakan bawa joy stick terus dengan pedenya main PES di perpus sambil diliatin mbak-mbak dan mas-mas yang seliweran. Di perpus juga kami suka numpang Online, numpang ngadem, dan numpang makan -Siomay salah satunya. :D

Selain semua itu, kami juga sering galau menentukan tempat makan. Perlu waktu satu jam untuk menentukan tempat makan. Iya satu jam ! Setelah itu nggak jadi makan karena kelamaan. Heuheu

Nah, hari ini kami lagi kompak-kompaknya merenungi soal UTS tadi pagi yang demi apa jadi analisis semua soal yang keluar. 

Baru saja dapat lembar soal semua anak kelas sudah panik. Ditambah pengumuman aturan closed book. Terasa sia-sia apa yang dipelajari secara kebut semalam. Menghafal teori A, teori B. Prediksi kami meleset. Jadilah tadi ajang meratap.

Ini dia penampakan suasana UTS hari pertama.

pic taken by Mutee
 

Share:

2 komentar

Any Comment?